Jangan Salah, Katarak Bisa Terjadi di Usia Muda!

Banyak orang menganggap katarak sebagai penyakit yang hanya dialami oleh lansia. Padahal, katarak juga dapat terjadi pada usia muda, bahkan pada bayi yang baru lahir. Kondisi ini terjadi ketika lensa mata yang seharusnya jernih menjadi keruh sehingga mengganggu masuknya cahaya ke retina dan menyebabkan penglihatan menjadi kabur.
Karena gejalanya sering berkembang secara perlahan, banyak orang tidak menyadari bahwa penglihatan yang mulai buram bisa menjadi tanda awal katarak. Oleh sebab itu, penting untuk mengenali berbagai faktor yang dapat menyebabkan katarak muncul lebih dini.
Apa Itu Katarak?
Katarak adalah kondisi ketika lensa mata mengalami kekeruhan sehingga kemampuan melihat menjadi terganggu. Penderita katarak biasanya merasa seperti melihat melalui kaca yang berkabut atau buram.
Selain penglihatan kabur, katarak juga dapat menimbulkan gejala lain seperti silau saat melihat cahaya, kesulitan melihat pada malam hari, warna terlihat lebih pudar, serta sering berganti ukuran kacamata karena penglihatan yang terus berubah.
Penyebab Katarak di Usia Muda
Meski penuaan merupakan penyebab katarak yang paling umum, terdapat beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan katarak muncul lebih awal.
- Katarak Kongenital atau Sejak Lahir
Tidak semua kasus katarak terjadi akibat proses penuaan. Beberapa bayi dapat lahir dengan kondisi katarak yang disebut katarak kongenital.
Katarak kongenital dapat disebabkan oleh faktor genetik, infeksi selama kehamilan, atau gangguan perkembangan lensa mata saat janin berada dalam kandungan. Jika tidak ditangani dengan cepat, kondisi ini dapat mengganggu perkembangan penglihatan anak secara permanen.
- Dipicu oleh Penyakit Tertentu
Beberapa penyakit dapat meningkatkan risiko terjadinya katarak pada usia yang lebih muda. Salah satunya adalah diabetes yang dapat menyebabkan perubahan pada lensa mata akibat tingginya kadar gula darah dalam jangka panjang.
Selain diabetes, kondisi mata seperti glaukoma dan rabun jauh tinggi juga diketahui dapat meningkatkan risiko munculnya katarak lebih dini.
- Cedera pada Mata
Cedera atau trauma pada mata merupakan salah satu penyebab katarak yang cukup sering terjadi pada usia produktif.
Benturan keras, paparan bahan kimia, radiasi, maupun paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan dapat merusak struktur lensa mata dan mempercepat proses terjadinya katarak. Karena itu, penggunaan pelindung mata saat bekerja atau beraktivitas di bawah sinar matahari sangat dianjurkan.
- Faktor Gaya Hidup
Kebiasaan sehari-hari juga berperan dalam meningkatkan risiko katarak. Merokok dapat mempercepat kerusakan sel-sel pada lensa mata akibat paparan zat berbahaya dan radikal bebas.
Selain itu, konsumsi alkohol berlebihan, pola makan yang kurang bergizi, serta penggunaan obat-obatan tertentu dalam jangka panjang, seperti kortikosteroid, juga dapat meningkatkan risiko terbentuknya katarak pada usia yang lebih muda.
Gejala Katarak yang Perlu Diwaspadai
Katarak umumnya berkembang secara perlahan sehingga gejalanya sering tidak disadari pada tahap awal. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain:
- Penglihatan mulai buram atau berkabut
- Mata lebih sensitif terhadap cahaya
- Sulit melihat pada malam hari
- Warna terlihat lebih kusam atau kekuningan
- Sering mengganti ukuran kacamata karena penglihatan berubah
- Melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu
Jika gejala-gejala tersebut mulai dirasakan, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan mata untuk mengetahui penyebabnya.
Pentingnya Pemeriksaan Mata Sejak Dini
Katarak yang terdeteksi sejak awal dapat ditangani dengan lebih baik sehingga risiko gangguan penglihatan yang lebih berat dapat diminimalkan. Pemeriksaan mata secara rutin sangat dianjurkan, terutama bagi seseorang yang memiliki faktor risiko seperti diabetes, riwayat cedera mata, atau kebiasaan merokok.
Jangan abaikan mata yang mulai terasa buram. Menjaga kesehatan mata dan melakukan pemeriksaan sejak dini merupakan langkah penting untuk mempertahankan kualitas penglihatan serta mencegah komplikasi yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Jika Anda mengalami gangguan kesehatan dan membutuhkan pengobatan segera, Anda bisa kunjungi Klinik Dharmahusada Premier untuk mendapatkan pengobatan dan penanganan yang Anda butuhkan.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa hubungi kami di:
0315921101
085233664118
Atau Anda bisa kunjungi Klinik Dharmahusada Premier di Jl. Raya Dharma Husada Indah No.26, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285

