Cara Mengatasi Mood Swing pada Anak

Mood swing merupakan hal yang wajar terjadi dan umumnya hanya berlangsung selama beberapa saat. Mood swing pada anak dapat disebabkan oleh banyak faktor, misalnya karena ia kelelahan, stres, atau ketika ia sedang merasa cemas. Mood swing pada anak karena hal tersebut akan menghilang sendiri ketika penyebab stres pada anak teratasi.
Namun, selain karena faktor yang telah disebutkan di atas, terkadang mood swing pada anak juga bisa disebabkan oleh beberapa kondisi, misalnya kekurangan asupan nutrisi, perubahan hormon dalam masa pertumbuhan, atau gangguan mental tertentu, seperti depresi atau gangguan bipolar pada anak
Cara Mengatasi Mood Swing pada Anak
Tentu saat menghadapi anak yang mengalami mood swing, orang tua tidak perlu panik dan frustrasi, apalagi sampai bertindak kasar. Di bawah ini ada kiat-kiat yang dapat dilakukan untuk membantu anak mengatasi mood swing dan mengendalikan emosinya.
1. Temukan pemicu mood swing
Ketika anak mengalami mood swing, dekatilah ia di saat tenang, kemudian jalin komunikasi dengan hangat sambil menanyakan masalah apa yang sedang terjadi hingga membuat dirinya risau atau emosi.
Jika ia tidak mau menjawab, jangan dipaksakan terus bertanya. Berikan kesempatan baginya untuk menenangkan diri.Ketika ia sudah merasa tenang, barulah tanyakan kembali terkait pemicu mood swing yang dialaminya. Dengan begitu anda bisa membantu mencari solusiya.
2. Alihkan dengan aktivitas Positif
Daripada membiarkan buah hati terus berkeluh kesah atau emosi saat mood swing, cobalah alihkan perhatiannya dengan mengajak anak melakukan berbagai aktivitas yang menarik minatnya. Misalnya, mengajak jalan-jalan, membaca buku, menonton film, atau mendengarkan musik favoritnya.
3.Dukung gaya hidup sehat pada keluarga
Manfaat paling utama dari hidup sehat adalah dapat banyak membantu meningkatkan suasana hati setiap orang, termasuk remaja. anda bisa menciptakan keluarga yang lebih bahagia dengan mendukung kebiasaan sehat di rumah, seperti:
- Jadilah panutan yang baik dan pilih perilaku yang sesuai.
- Dorong kebiasaan makan yang sehat.
- Pastikan setiap anggota keluarga mendapat istirahat yang cukup.
4.Sesekali berikan anak ruang untuk sendiri
Ada saat-saat dalam hidup ketika anak membutuhkan sedikit ruang untuk menenangkan dan mengubah suasana hatinya sendiri.Jika anak perlu menangis atau mondar-mandir di dalam ruangan, beri ia privasi untuk melakukannya. Tawarkan kenyamanan dan beri tahu anak bahwa anda ada di sana jika mereka perlu berbicara.
5. Ajarkan keterampilan mengatasi emosi
Mood swing pada anak tetap tidak boleh diabaikan, apalagi sampai anak emosi berlebihan. Oleh karena itu, orang tua juga perlu mendidik dan mengajarkan ia cara mengendalikan emosi, misalnya melalui relaksasi, meditasi, atau latihan pernapasan.