Senin - Jumat07:00-21:00Sabtu07:00-13:00Hubungi kami+0315921101

Apa yang Terjadi Saat Gendang Telinga Pecah?

Apa yang Terjadi Saat Gendang Telinga Pecah?

November 12, 2022 by 3dpotr876
Desain-tanpa-judul-85.png

Gendang telinga adalah bagian yang paling penting dari indra pendengaran, karena berfungsi untuk mendengar suara-suara yang ada di sekitar. Meskipun berada di telinga bagian dalam, bukan berarti gendang telinga tidak bisa mengalami gangguan, seperti bagian tubuh lainnya. Bahkan, gendang telinga bisa pecah bila mendapatkan tekanan yang terlalu keras. Lalu, apa yang akan terjadi bila gendang telinga pecah? Apakah orang yang mengalaminya langsung tidak bisa mendengar? Simak penjelasannya di sini.

Gendang telinga punya peran yang tidak main-main dalam proses pendengaran. Ia bertugas untuk mendeteksi getaran gelombang suara yang masuk, kemudian mengubah getaran tersebut menjadi impuls saraf untuk dihantarkan ke otak sebagai suara. Selain itu, gendang telinga juga berperan sebagai pelindung telinga bagian tengah dari bakteri, air, dan benda asing lainnya. Tapi, gendang telinga juga berisiko mengalami gangguan hingga akhirnya pecah.

Gendang telinga pecah adalah kondisi yang terjadi ketika lapisan di bagian tengah saluran telinga yang biasa disebut membran timpani robek atau berlubang. Membran timpani sendiri adalah lapisan yang berfungsi untuk mendeteksi dan mengubah gelombang suara menjadi sinyal untuk dikirim ke otak. Saat gendang telinga pecah, gejalanya tidak akan terlalu terasa sampai beberapa hari kemudian. Gejala yang mungkin akan terjadi saat gendang telinga pecah adalah timbul rasa sakit pada telinga, pendengaran terganggu, keluar cairan, seperti nanah atau darah dari dalam telinga, serta telinga berdenging terus menerus.

Beberapa orang juga bisa mengeluhkan sakit kepala disertai mual dan muntah, hingga kehilangan sebagian atau seluruh pendengarannya. Bila kamu mengalami gejala pecahnya gendang telinga tersebut, sebaiknya segera temui dokter THT.

Penyebab Gendang Telinga Pecah

Gendang telinga digambarkan, seperti kertas yang tipis yang bisa dengan mudah rusak saat terkena benda asing. Berikut beberapa faktor yang bisa menyebabkan gendang telinga pecah:

  • Infeksi. Fungsi gendang telinga untuk melindungi telinga bagian tengah kadang-kadang membuat gendang telinga menjadi lebih rentan terserang infeksi. Infeksi dapat menyebabkan cairan menumpuk di telinga bagian tengah. Penumpukan cairan ini lama-kelamaan akan menekan gendang telinga, sehingga akhirnya robek. Hampir sebagian besar kasus gendang telinga pecah disebabkan oleh infeksi.

  • Tekanan. Beberapa kegiatan, seperti menyelam, naik pesawat, berkendara ke tempat tinggi, ataupun mendaki gunung bisa menimbulkan tekanan yang besar yang memicu robeknya gendang telinga. Kondisi ini biasa disebut barotrauma.

    • Cedera. Penyebab gendang telinga pecah urutan kedua paling sering adalah karena cedera. Misalnya, akibat terkena pukulan di telinga maupun kecelakaan saat berkendara atau berolahraga.

    • Suara keras. Gelombang suara yang besar dan mengejutkan, seperti suara tembakan atau bom juga bisa menyebabkan gendang telinga pecah. Kondisi ini disebut juga dengan acoustic trauma.



Klinik Utama Dharmahusada Premier merupakan klinik Utama yang berlokasi di area Dharmahusada. Dengan seluruh tenaga medis profesional, Klinik Utama Dharmahusada Premier menghadirkan pelayanan komprehensif yang meliputi perawatan promotif, preventif, dan kuratif. Segala tindakan medis ditangani oleh tenaga medis ahli dan berpengalaman, serta menggunakan teknologi yang modern.



Social Media


Facebook

www.facebook.com/dhpclinic


Twitter

@dhpcclinic


Instagram

@dhpclinic



Hubungi Kami


Whatsapp

085233664118


Telepon

(031)5921101


Email

klinik.dharmahusadapremier@gmail.com


Copyright by Markbro 2024. All rights reserved.