Kebiasaan buruk wanita begadang

Perkara tidur tepat waktu bukan hal mudah bagi sebagian orang. Sulitnya memejamkan mata untuk akhirnya tertidur lelap bisa disebabkan oleh berbagai kondisi. Dan sudah tentu tiap orang punya kondisi yang berbeda-beda. Meski begitu, masalah ini hendaknya gak dibiarkan begitu saja. Hanya karena sulit, bukan berarti kamu gak bisa mengubah kebiasaan begadang.
Sejauh ini belum ada informasi tentang efek begadang yang baik bagi kesehatan. Namun sebaliknya, kondisi kurang tidur, sebagai salah satu efek buruk dari begadang, dapat membuat kondisi fisik dan mental menjadi lebih buruk. Hal ini berkaitan dengan manfaat tidur untuk tubuh manusia.
Jam tidur yang dibutuhkan setiap orang berbeda tergantung usianya, orang dewasa dikatakan telah mendapat tidur yang cukup jika jam tidurnya selama 7 – 9 jam per hari, sedangkan anak-anak perlu tidur selama 10–13 jam setiap hari. Jika sulit menjalani tidur malam selama itu, Anda bisa mencoba tidur bifasik.
Pada saat manusia tidur, tubuh memperbaiki kondisi fisik dan mental. Khususnya pada usia remaja, tidur adalah saat di mana tubuh melepas hormon pertumbuhan. Hormon inilah yang akan membangun massa otot serta memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.
Nah, begadang ternyata berdampak buruk bagi wanita. Apa aja bahayanya?5 bahaya sering begadang bagi wanita :
1.Menyebabkan penuaan dini
– Tidur yang cukup berada di kisaran durasi 8 jam. Jika terus begadang, waktu tidur yang kamu miliki berkurang. Selain rugi waktu, begadang juga menjadi penyebab penuaan dini. Menurut studi yang dipimpin Dr. Elma Baron dengan Skin Study Center, orang yang kurang tidur cenderung menunjukkan tanda penuaan pada kulit dibanding dengan mereka yang punya waktu tidur cukup. Kalau mau pertahankan kulit wajah awet muda, mau gak mau kamu harus berhenti begadang.
2.mempengaruhi Kesuburan
– Kesuburan yang terganggu turut menjadi salah satu bahaya sering begadang bagi wanita. Hal ini berefek pada siklus menstruasi yang mulai gak teratur. Bukan hanya sekadar masalah haid, wanita yang hobi begadang setiap malam juga cenderung sulit punya anak jika dibanding dengan mereka yang menjaga pola tidur. Memang susah awalnya, tapi kebiasaan begadang ini mesti kamu coba hilangkan demi terjaganya kesuburan.
3.Rawan Obesitas
– Studi yang dilaksanakan Professor Lora V. Hooper dari University of Texas Southwestern Medical Center membuktikan bahwa begadang tiap malam ada sangkut pautnya dengan obesitas. Ketika kamu begadang, mikrobiota pada usus ikut terpengaruh. Hal tersebut sebabkan peningkatan asupan asam lemak serta penyimpanan lemak. Inilah yang memicu terjadinya obesitas pada tubuh.
4.Memicu kanker payudara
sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa kurang tidur dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko wanita terkena kanker payudara. Bisa dibilang gak ada alasan bagi kamu untuk ogah menetapkan pola tidur yang cukup. Ketika mendapat istirahat berkualitas, besar kemungkinan kamu bangun lebih pagi. Berbanding terbalik dengan kurangnya tidur, wanita yang bangun lebih pagi memiliki resiko kanker payudara yang jauh lebih rendah.
5.Kulit tampak lebih tua
Berkebalikan dengan hormon pertumbuhan yang dilepas dalam jumlah lebih sedikit ketika begadang, kurang tidur membuat hormon kortisol (hormon stres) dilepaskan dalam jumlah yang lebih banyak. Hormon ini bersifat memecah kolagen pada kulit, padahal kolagen adalah protein yang membuat kulit lebih kencang dan elastis.
Kurang tidur akibat begadang juga dapat menyebabkan mata bengkak dan kulit menjadi pucat dan kusam. Kebiasaan begadang secara berkepanjangan akan menimbulkan efek kurang tidur kronis. Akibatnya, timbul garis-garis penuaan halus di wajah dan menjadikan kulit terlihat kusam.
Pernah mendengar istilah mata panda? Mata panda adalah lingkaran gelap di sekitar mata yang muncul akibat pelebaran pembuluh darah di balik kulit mata yang tipis. Kondisi kurang tidur adalah penyebab utama terjadinya mata panda.