Saraf Tertekan Jangan Dibiarkan, Kenali Peran Fisioterapi!
Aktivitas sehari-hari bisa terasa terganggu ketika tubuh mulai mengalami nyeri, kebas, atau kesemutan. Apalagi jika keluhan tersebut muncul berulang kali dan terasa menjalar ke…
Pernah melihat ada selaput putih kekuningan yang perlahan tumbuh di bagian putih mata? Jika iya, jangan langsung menganggapnya hanya sebagai iritasi biasa. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda pterigium.
Pterigium merupakan pertumbuhan jaringan pada bagian putih mata yang dapat menjalar ke kornea. Pada kondisi ringan, pterigium mungkin hanya mengganggu penampilan. Namun, jika terus berkembang, jaringan tersebut dapat menyebabkan iritasi hingga mengganggu penglihatan.
Pterigium sering dikaitkan dengan paparan lingkungan dalam jangka panjang, terutama sinar ultraviolet (UV). Risiko dapat semakin tinggi pada orang yang sering beraktivitas di luar ruangan tanpa perlindungan mata.
Tidak hanya sinar matahari, debu, angin, dan udara yang kering juga dapat membuat permukaan mata lebih mudah mengalami iritasi dan berperan dalam munculnya pterigium.
Itulah sebabnya, orang yang banyak bekerja atau beraktivitas di luar ruangan perlu memberikan perhatian lebih terhadap kesehatan matanya.
Salah satu tanda yang paling mudah dikenali adalah munculnya jaringan atau selaput berwarna putih kekuningan pada bagian putih mata. Jaringan tersebut dapat tumbuh perlahan ke arah kornea.
Selain perubahan pada mata, pterigium dapat menimbulkan beberapa keluhan, seperti:
Tidak semua orang dengan pterigium mengalami gejala yang sama. Pada sebagian orang, pertumbuhannya dapat berlangsung perlahan dan tidak langsung menyebabkan gangguan penglihatan.
Bisa. Masalah dapat muncul ketika jaringan pterigium tumbuh semakin besar dan mencapai kornea. Kondisi tersebut dapat memengaruhi permukaan kornea sehingga penglihatan menjadi terganggu atau tampak kabur.
Karena itu, semakin cepat kondisi diketahui, semakin mudah bagi dokter untuk menentukan langkah penanganan dan pemantauan yang sesuai.
Mata merah memang dapat disebabkan oleh berbagai hal, termasuk kelelahan, alergi, atau iritasi. Namun, jika mata merah disertai munculnya selaput yang semakin jelas, sebaiknya jangan hanya mengandalkan obat tetes mata tanpa mengetahui penyebabnya.
Pemeriksaan dokter mata dapat membantu memastikan kondisi mata dan menentukan apakah jaringan tersebut perlu dipantau atau mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah melindungi mata saat berada di luar ruangan. Gunakan kacamata dengan perlindungan UV dan hindari paparan debu serta angin secara berlebihan.
Jika Anda menemukan selaput putih kekuningan yang semakin membesar, mata terus-menerus merah atau nyeri, maupun penglihatan mulai kabur, segera periksakan mata ke dokter.
Mata merah dan adanya selaput bukan selalu masalah sepele. Kenali pterigium sejak dini agar kesehatan mata dan penglihatan tetap terjaga.
Jika Anda mengalami gangguan kesehatan dan membutuhkan pengobatan segera, Anda bisa kunjungi Klinik Dharmahusada Premier untuk mendapatkan pengobatan dan penanganan yang Anda butuhkan.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa hubungi kami di:
0315921101
085233664118
Atau Anda bisa kunjungi Klinik Dharmahusada Premier di Jl. Raya Dharma Husada Indah No.26, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285
Aktivitas sehari-hari bisa terasa terganggu ketika tubuh mulai mengalami nyeri, kebas, atau kesemutan. Apalagi jika keluhan tersebut muncul berulang kali dan terasa menjalar ke…
Pernah merasakan nyeri yang menjalar dari leher ke lengan atau dari pinggang hingga kaki? Ditambah kesemutan, kebas, atau bagian tubuh terasa lebih lemah? Keluhan…
Sakit kepala yang muncul sesekali memang umum terjadi. Namun, jika keluhan sering kambuh, terasa semakin berat, atau disertai gejala lain seperti kesemutan, gangguan keseimbangan,…