Saraf Tertekan Jangan Dibiarkan, Kenali Peran Fisioterapi!
Aktivitas sehari-hari bisa terasa terganggu ketika tubuh mulai mengalami nyeri, kebas, atau kesemutan. Apalagi jika keluhan tersebut muncul berulang kali dan terasa menjalar ke…
Saat berolahraga, banyak orang merasa senang ketika keringat bercucuran. Ada yang berpikir, “Kalau saya berkeringat banyak, berarti kalori yang terbakar juga lebih besar.” Namun pandangan semacam ini ternyata bukan indikator yang akurat untuk menilai pembakaran kalori tubuh saat bergerak.
Perlu dipahami bahwa berkeringat merupakan mekanisme alami tubuh untuk mengatur suhu agar tetap stabil saat terjadi peningkatan suhu tubuh. Ketika kamu bergerak aktif, otot bekerja lebih keras, suhu tubuh naik, sehingga tubuh mengeluarkan keringat agar suhu inti tidak terlalu tinggi.
Artinya, jumlah keringat yang keluar tidak menunjukkan berapa banyak kalori atau lemak yang telah terbakar. Kamu bisa berkeringat deras di tempat yang panas tanpa membakar banyak kalori, atau justru sedikit berkeringat di ruangan dingin meskipun olahraga cukup intens.
Setiap orang memiliki tingkat produksi keringat yang berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti:
Secara sederhana, berkeringat bukan penyebab utama pembakaran kalori. Pembakaran kalori lebih banyak terjadi karena gerakan otot yang memerlukan energi, seperti saat kamu berjalan cepat, berlari, bersepeda, atau latihan intens lainnya. Tubuh akan membakar energi sesuai dengan intensitas dan durasi aktivitas, bukan jumlah keringat yang keluar.
Walaupun berkeringat sering terjadi saat kamu melakukan aktivitas yang membakar kalori banyak, bukan berarti semakin banyak keringat sama dengan semakin banyak kalori yang dibakar. Jadi anggapan “keringat banyak = olahraga efektif” perlu diluruskan.
Manfaat berkeringat antara lain:
Namun, berkeringat juga bisa menimbulkan risiko tertentu, terutama jika tidak diimbangi asupan cairan yang cukup. Keringat yang berlebihan tanpa penggantian cairan dapat menyebabkan dehidrasi, yang ditandai oleh lemas, pusing, atau mulut kering.
Berkeringat memang sering terjadi saat tubuh bekerja keras, tetapi jumlah keringat bukan ukuran pasti berapa banyak kalori yang terbakar. Pembakaran kalori lebih ditentukan oleh intensitas dan durasi latihan. Jadi, pandanglah keringat sebagai bagian dari proses thermoregulation tubuh bukan sebagai tolok ukur utama efektivitas olahraga
Jika Anda mengalami gangguan kesehatan dan membutuhkan pengobatan segera, Anda bisa kunjungi Klinik Dharmahusada Premier untuk mendapatkan pengobatan dan penanganan yang Anda butuhkan.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa hubungi kami di:
0315921101
085233664118
Atau Anda bisa kunjungi Klinik Dharmahusada Premier di Jl. Raya Dharma Husada Indah No.26, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285
Aktivitas sehari-hari bisa terasa terganggu ketika tubuh mulai mengalami nyeri, kebas, atau kesemutan. Apalagi jika keluhan tersebut muncul berulang kali dan terasa menjalar ke…
Pernah merasakan nyeri yang menjalar dari leher ke lengan atau dari pinggang hingga kaki? Ditambah kesemutan, kebas, atau bagian tubuh terasa lebih lemah? Keluhan…
Sakit kepala yang muncul sesekali memang umum terjadi. Namun, jika keluhan sering kambuh, terasa semakin berat, atau disertai gejala lain seperti kesemutan, gangguan keseimbangan,…