Persiapan Sebelum Hamil, Langkah Awal untuk Kehamilan Sehat!
Sedang merencanakan kehamilan bersama pasangan? Sebelum memasuki masa kehamilan, ada baiknya Bunda mulai mempersiapkan kondisi kesehatan sejak dini, ya! Persiapan ini bukan hanya tentang…
Impulsif adalah perilaku yang cenderung merusak dan tidak terkontrol akibat tindakan yang dilakukannya tanpa pernah berpikir adanya konsekuensi yang mungkin didapatkan.Biasanya tindakan tersebut adalah bentuk respon emosional mengenai kejadian yang pernah dialami sebelumnya.Meskipun anak menyadari tindakan yang dilakukannya, tetapi ia akan tidak bisa mengontrol dirinya sehingga ia akan mengulangi hal tersebut terus menerus.
Perilaku impulsif yang sering terjadi pada anak yang baru sekolah yaitu seperti anak yang mengerjakan tugas tanpa memperhatikan petunjuk terlebih dahulu, hasil dari tugas itu pun pasti akan salah.
Ada beberapa tanda anak mempunyai sifat impulsif, yaitu:
Sebenarnya apa yang menyebabkan anak mempunyai sifat yang keras dan tidak bisa ditahan ini? Mereka juga tidak berpikir sebelum melakukan sesuatu dan akan kesulitan untuk mengontrol respon. Berikut penyebab sifat impulsif pada anak.
Penyebab pertama bisa disebabkan oleh saraf impuls pada anak yang masih belum berkembang dengan sempurna, sehingga jika dibandingkan dengan orang dewasa yang sudah mempunyai saraf impuls yang matang, anak akan lebih berani mengambil tindakan tanpa perlu berpikir konsekuensi.
ADHD adalah jenis gangguan mental pada anak yang menyebabkan ia susah memusatkan perhatian dan cenderung hiperaktif.Anak yang mengidap gangguan ADHD seringkali memiliki sifat impulsif. Anak akan menjadi tidak sabaran ketika menunggu giliran dan cenderung suka memotong pembicaraan orang lain.Keseimbangan yang terjadi pada otak yang mengakibatkan perilaku impulsif pada anak ADHD.
Sifat impulsif anak sering terjadi pada anak yang usianya masih kecil, karena ia cenderung belum bisa mengekspresikan dirinya dengan baik. Ia tidak akan paham apa yang ia rasakan itu sebenarnya perasaan apa, entah senang, sedih, stress, atau frustasi.
Alasan lain yang bisa menyebabkan anak berperilaku impulsif adalah karena adanya tekanan yang dirasakan. Ketika ia sedang mengalami masalah entah di lingkungan keluarga atau sekolah, bisa saja ia melampiaskan kekesalannya dengan perbuatan impulsif.
Faktor genetik merupakan salah satu penyebab anak impulsif yang sering terjadi. Studi menunjukkan bahwa anak-anak atau remaja yang memiliki anggota keluarga yang sedang berjuang dengan penyakit seperti gangguan mood atau gangguan mental lainnya cenderung lebih rentan untuk mengembangkan gejala gangguan kontrol impuls.
Sedang merencanakan kehamilan bersama pasangan? Sebelum memasuki masa kehamilan, ada baiknya Bunda mulai mempersiapkan kondisi kesehatan sejak dini, ya! Persiapan ini bukan hanya tentang…
Sedang menjalani masa kehamilan? Selain menjaga asupan nutrisi dan rutin memeriksakan kondisi kehamilan, ada satu pemeriksaan yang tidak kalah penting, yaitu triple eliminasi. Pemeriksaan…
Tahukah Bunda? Beberapa penyakit infeksi dapat ditularkan dari ibu kepada bayi selama masa kehamilan hingga persalinan. Karena itu, pemeriksaan sejak dini menjadi bagian penting…